Showing posts with label Perakitan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Perakitan Komputer. Show all posts

Wednesday, October 26, 2016

Bandable Battery yang akan menjadi perangkat penting, Smartphone

Berita technologi terbaru 2016


Keluaran terbaru Baterai yg Elastis


Sebuah baterai baru lithium-ion yang dapat melentur dan memutar dapat dipakai untuk mengisi daya dan suatu hari akan digunakan untuk mengembangkan smartphone yang fleksibel, menurut Panasonic yang mengembangkan baterai baru tersebut.

Meskipun masih dalam tahap awal perkembangan, baterai ini sudah diuji untuk menahan liku, ditekuk dan deformasi lainnya sambil mempertahankan kemampuannya dan biayanya, manurut Panasonic.
Sebaliknya, baterai lithium-ion yang biasa, umu digunakan di smartphone dan gadget lainnya.dapat menurunkan resiko cacat sehingga memperpendek waktu operasi perangkat, kata perusahaan itu.

Baterai ini telah diresmikan pada awal bulan ini selama Pameran Gabungan Advanced Technology atau Combined Exhibition of Advanced Technologies (CEATEC).

Baterai lithium-ion dapat menjadi volatil jika mengalami kegagalan fungsi seperti yang terjadi dengan Catatan Samsung Galaxy 7, yang diganggu oleh masalah baterai yang menyebabkan mereka terlalu panas dan kadang-kadang meledak.baterai yang salah bisa terbakar ketika mereka diisi berlebihan, karena ion lithium dapat mengumpulkan di satu tempat dan disimpan sebagai lithium metalik. Jika ini terjadi, panas dari pengisian yang berlebihan dapat menyebabkan pembentukan gelembung oksigen yang sangat reaktif dengan lithium logam. Jika mereka bersatu, ini dapat menyebabkan ledakan.

Baterai lentur Panasonic menggunakan " Developer Casing dan Struktur internal terbaru ", yang kata perusahaannya akan membuat baterai tahan lama tidak mudah bocor dan terlalu panas. Dengan casing dan kabel terbaru ini, baterai menjadi lebih aman dan lebih dapat diandalkan untuk perangkat teknologi yang dikenakan, kata perusahaan itu.

Baterai lentur ini hanya berukuran 0.02 inci ( 0.55 milimiter) tebal, dan mampu ditekukan hingga mencapai radius 25 mm. dan dapat memutar hingga 25 derajat pada saat dites, menurut Panasonic. Perusahaan mencatat bahwa kapasitas baterai ini masih kecil-baterai hanya dapat mengisi antara 17mAh (untuk ukuran terkecil) dan 60 mAh (untuk ukuran terbesar). Untuk perbandingan IPhone 7 memiliki baterai 1960 mAh. Meskipun pengembangan lebih lanjut diperlukan sebelu baterai akan siap untuk digunakan dalam smartphone. Penemuan ini bisa cocok untuk perangkat low-power seperti smartcard, kata Panasonic.

"Saat digunakan pada kartu/card seperti smartcard dan card key yang bekerja pada batterai, seperti yang digunakan untuk casing body, baterai ini akan mempertahankan karakteristiknya bahakn jika perangkat sering bengkok atau terpelintir." Kata sebuah perusahaan dalam memberi pernyataan.

Meskipun sampel dari baterai dipajang dikonferensi dan perngiriman sampel dijadwalkan untuk akhir bulan, Panasonic mengatakan produksi massal akan membutuhkan pengembangan produk lebih lanjut.



Baca selengkapnya

Sunday, April 17, 2016

Pengertian dan Fungsi Proyektor



PENGERTIAN PROJECTOR

Projektor adalah perangkat yang mengintegrasikan sumber cahaya, sistem optik, elektronik dan display dengan tujuan untuk memproyeksikan gambar atau video ke dinding atau layar.
Mengapa projector ? Dibandingkan dengan media yang lain seperti Plasma atau LCD Display, projector memiliki beberapa kelebihan seperti, dapat membuat tampilan yang sangat besar, dapat di bawa dengan mudah serta fleksibilitas yang tinggi.

FUNGSI PROJECTOR

1. Sebagai Alat Presentasi
    Projector dapat membuat sebuah presentasi menjadi lebih hidup, karena dengan tampilan gambar       atau tulisan itu kita dapat memberikan presentasi yang lebih dinamis dan atraktif.
2. Sebagai Pemutar Video (Home Theater)
    Dengan Projector kita dapat menikmati bioskop di dalam rumah. Ini dikarenakan proses tampilan       yang terjadi di bioskop bisa kita tampilkan di rumah, yaitu dengan proyeksi.
3. Sebagai Media Informasi
    Karena Projector dapat menampilkan tampilan dengan layar besar, maka projector sangat efektif         untuk dijadikan sebagai media informasi.

Berikut Merk dari beberapa Projector  :
1. NEC
 

2. Panasonic
 rikyta.blogspot.com

3. Sony
 

4. Vivitek
 


Sejarah

Proyektor LCD diciptakan oleh penemu New York Gene Dolgoff. Dia mulai bekerja di dalam perguruan tinggi pada tahun 1968 sebagai cara untuk menghasilkan proyektor video yang akan lebih terang daripada proyektor 3-CRT kemudian-tersedia. Idenya adalah untuk menggunakan elemen disebut sebagai "katup cahaya" untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati itu. Hal ini akan memungkinkan penggunaan sumber cahaya yang sangat kuat eksternal. Setelah mencoba banyak bahan yang berbeda, ia menetap di kristal cair untuk memodulasi cahaya pada tahun 1971. Butuh waktu dia sampai tahun 1984 untuk mendapatkan crystal display dialamatkan cair (LCD), ketika itulah ia membangun proyektor pertama di dunia LCD. Setelah bangunan itu, dia melihat banyak masalah yang harus diperbaiki termasuk yang hilang cahaya utama dan piksel sangat terlihat. Dia kemudian menemukan metode optik baru untuk menciptakan efisiensi yang tinggi dan proyektor high-brightness dan menciptakan depixelization untuk menghilangkan tampilan piksel. Dengan paten di seluruh dunia, ia mulai Projectavision, Inc pada tahun 1988, pertama di dunia LCD proyektor perusahaan, yang ia mengambil publik di Nasdaq pada tahun 1990. Dia lisensi teknologi untuk perusahaan lain seperti Panasonic dan Samsung. Teknologi dan perusahaan mulai industri proyeksi digital. Pada tahun 1989 ia dianugerahi kontrak Darpa pertama ($ 1 juta) untuk mengusulkan bahwa standar HDTV AS harus menggunakan pengolahan digital dan proyeksi. Sebagai anggota National Association of Manufacturers Fotografi (NAPM) Standar Sub-komite, IT7-3, ia bersama dengan Leon Shapiro, co-mengembangkan standar ANSI seluruh dunia untuk pengukuran kecerahan, kontras, dan resolusi proyektor elektronik.

Saat ini produsen hanya sisa LCD untuk proyektor LCD Jepang pencitraan perusahaan Epson dan Sony. Epson memiliki teknologi dan telah dicap sebagai "3LCD". Untuk memasarkan teknologi 3LCD proyektor, Epson juga membentuk konsorsium yang disebut "3LCD Grup" pada tahun 2005 dengan lisensi produsen proyektor lainnya teknologi 3LCD yang menggunakannya di dalam model proyektor mereka.

Awal sistem LCD digunakan dengan proyektor overhead yang ada. Sistem LCD tidak memiliki sumber cahaya sendiri: itu dibangun di atas "piring" yang besar yang duduk di atas proyektor di tempat transparansi. Ini memberikan solusi stop-gap di era ketika komputer belum media tampilan universal, menciptakan pasar untuk proyektor LCD sebelum digunakan saat utama mereka menjadi populer.

Teknologi ini digunakan dalam beberapa ukuran televisi proyeksi belakang konsol, karena ada biaya kelebihan ketika digunakan dalam set ukuran menengah (40 sampai 50 inci diagonal). Hal ini tidak diharapkan memiliki umur panjang banyak di pasar "home theater" karena biaya perbaikan yang diharapkan / kinerja teknologi bersaing, khususnya di panel LCD langsung tampilan di kisaran yang lebih rendah ukuran dan proyeksi DLP dalam ukuran lebih besar [verifikasi. Diperlukan ] Keuntungan lain dari menggunakan sistem proyeksi LCD di set televisi yang besar adalah untuk memungkinkan kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan dengan sebuah televisi 60 inci tunggal, meski saat yang sama dari proyektor LCD adalah LG 100 inch LCD TV, masih dalam tahap prototipe TV ini merupakan kemajuan besar terhadap televisi proyektor berukuran. Aturan umum praktis adalah bahwa kualitas gambar LCD akan menurun dengan peningkatan ukuran. [Rujukan?] Workaround A adalah dengan menggunakan panel LCD kecil (atau panel) dan proyek mereka melalui lensa ke layar proyeksi belakang untuk memberikan yang lebih besar ukuran layar dengan rasio kontras menurun, tapi tanpa kehilangan kualitas.

Pada tahun 2004, dan 2005 proyeksi LCD depan telah menikmati datang kembali karena penambahan iris dinamis yang dianggap telah meningkatkan kontras hingga tingkat DLP.

Desain dasar dari sebuah proyektor LCD sering digunakan oleh penggemar yang membangun sistem DIY proyeksi mereka sendiri. Teknik dasarnya adalah menggabungkan lampu HID CRI tinggi dan pemberat dengan fresnel kondensor dan kolektor, LCD dihapus dari layar komputer umum dan triplet.







sumber: http://muhamadwahyutaufik.blogspot.co.id/
Baca selengkapnya

Saturday, April 16, 2016

Pengertian, Fungsi dan Jenis Plotter



Pengertian Plotter--Plotter adalah Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering.
rikyta.blogspot.co.id 

  Fungsi Plotter
Sama fungsinya dengan printer tetapi khusus untuk mencetak gambar. Kertas yang dipergunakan juga lebih besar dari kertas biasa. Plotter generasi pertama harus dipasangi rapido (pena khusus untuk menggambar), namun sekarang plotter juga terdiri dari inkjet dan laser.

Jenis-Jenis Plotter
Ø  Berdasarkan prinsip kerjanya, jenis plotter dapat berupa :

1.       Plotter pena
 

Pada prinsipnya plotter pena memiliki satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan. Plotter pena tidak membuat keluaran berbentuk pola titik-titik., tetapi keluaran dalam bentuk garis kontinyu.

2.       Plotter Elektrostatis

Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.


3.       Plotter Thermal
 

plotter thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.



Dalam perkembangannya ada jenis plotter lain yang akan dibahas, yaitu

1.       Plotter Pemotong
Plotter jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.



2.       Plotter Format Lebar

Plotter format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar. Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.
Baca selengkapnya

Thursday, April 14, 2016

Pengertian, Prinsip Kerja dan Fungsi Speaker


Pengertian Speaker dan Prinsip Kerjanya – Kita dapat mendengarkan musik radio, mendengarkan suara dari drama televisi ataupun suara dari lawan bicara kita di ponsel, semua ini karena adanya komponen Elektronika yang bernama Loudspeaker yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan Pengeras Suara. Loudspeaker atau lebih sering disingkat dengan Speaker adalah Transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi Frekuensi Audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia dengan cara mengetarkan komponen membran pada Speaker tersebut sehingga terjadilah gelombang suara.

Bagaimana Suara dapat dihasilkan ?
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Loadspeaker (Pengeras Suara), sebaiknya kita mengetahui bagaimana suara dapat dihasilkan. Yang dimaksud dengan “Suara” sebenarnya adalah Frekuensi yang dapat didengar oleh Telinga Manusia yaitu Frekuensi yang berkisar di antara 20Hz – 20.000Hz. Timbulnya suara dikarenakan adanya fluktuasi tekanan udara yang disebabkan oleh gerakan atau getaran suatu obyek tertentu. Ketika Obyek tersebut bergerak atau bergetar, Obyek tersebut akan mengirimkan Energi Kinetik untuk partikel udara disekitarnya. Hal ini dapat di-anologi-kan seperti terjadinya gelombang pada air. Sedangkan yang dimaksud dengan Frekuensi adalah jumlah getaran yang terjadi dalam kurun waktu satu detik. Frekuensi dipengaruhi oleh kecepatan getaran pada obyek yang menimbulkan suara, semakin cepat getarannya makin tinggi pula frekuensinya.
Prinsip Kerja Speaker

Pada gambar diatas, dapat kita lihat bahwa pada dasarnya Speaker terdiri dari beberapa komponen utama yaitu Cone, Suspension, Magnet Permanen, Voice Coil dan juga Kerangka Speaker.
Dalam rangka menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari Kumparan yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet dan berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone Speaker maju dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak sedangkan Magnet Permanen adalah bagian Speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang melewati Voice Coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan demikian, terjadilah getaran yang maju dan mundur pada Cone Speaker.

Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya, semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan semakin besar.
Suspension yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone ke posisi semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai pemegang Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity), komposisi dan desain Suspension sangat mempengaruhi kualitas suara Speaker itu sendiri.

Simbol dan Bentuk Speaker
Berikut ini adalah Simbol dan bentuk Loudspeaker (Speaker) :


Jenis-jenis Speaker
Berdasarkan Frekuensi yang dihasilkan, Speaker dapat dibagi menjadi :
  1. Speaker Tweeter, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Tinggi (sekitar 2kHz – 20kHz)
  2. Speaker Mid-range, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Menengah (sekitar 300Hz – 5kHz)
  3. Speaker Woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Rendah (sekitar 40Hz – 1kHz)
  4. Speaker Sub-woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi sangat rendah yaitu sekitar 20Hz – 200Hz.
  5. Speaker Full Range, yaitu speaker yang dapat menghasilkan Frekuensi Rendah hingga Frekuensi Tinggi.
Berdasarkan Fungsi dan bentuknya, Speaker juga dapat dibedakan menjadi :
  1. Speaker Corong
  2. Speaker Hi-fi
  3. Speaker Handphone
  4. Headphone
  5. Earphone
  6. Speaker Televisi
  7. Speaker Sound System (Home Theater)
  8. Speaker Laptop
Pengertian Speaker Aktif dan Speaker Pasif
Speaker yang digunakan untuk Sound System Entertainment pada umumnya dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu Speaker Pasif dan Speaker Aktif. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai kedua jenis Speaker ini.

  1. Speaker Pasif (Passive Speaker)
    Speaker Pasif adalah Speaker yang tidak memiliki Amplifier (penguat suara) di dalamnya. Jadi Speaker Pasif memerlukan Amplifier tambahan untuk dapat menggerakannya. Level sinyal harus dikuatkan terlebih dahulu agar dapat menggerakan Speaker Pasif. Sebagian besar Speaker yang kita temui adalah Speaker Pasif.
  1. Speaker Aktif (Active Speaker)
    Speaker Aktif adalah Speaker yang memiliki Amplifier (penguat suara) di dalamnya. Speaker Aktif memerlukan kabel listrik tambahan untuk menghidupkan Amplifier yang terdapat didalamnya.


Baca selengkapnya

Pengertian, Fungsi Printer Komputer dan Jenisnya




Printer


Printer komputer berfungsi untuk mencetak dokumen dari komputer. Perangkat keras tambahan ini telah memberikan manfaat cukup besar bagi aktivitas manusia modern. Kita tentu tahu bahwa perkembangan teknologi semakin pesat. Dan, dalam perkembangan tersebut tak lepat dari aktivitas mencetak berkas untuk keperluan tertentu, semisal dokumen kantor, sekolah dsb. Di situlah perangkat printer komputer digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Selanjutnya mari kita simak bersama-sama apa itu pengertian printer, fungsi dan jenis printer komputer:
       
        Pengertian Printer Komputer
Printer adalah perangkat keras komputer (hardware) yang berfungsi untuk mencetak dokumen yang ada dalam komputer. Dokumen tersebut bisa berupa teks biasa atau dengan gambar. Biasanya, printer digunakan untuk mencetak dokumen penting perusahaan, atau juga dokumen penting instansi sekolah, pemerintah dan banyak lagi. Intinya, printer komputer memiliki fungsi untuk mencetak dokumen/file dari komputer.

         Fungsi Printer Komputer
Fungsi printer adalah mencetak file/dokumen dari komputer ke media kertas atau yang lainnya. Dalam printer terdapat istilah dpi yang menunjukkan resolusi sebuah perangkat printer. Satuan dpi merupakan singkat dari dot per inch. Maksudnya, dpi menunjukkan jumlah titik yang ada seluas 1 inch. Semakin besar dpi printer, maka semakin bagus kualitas cetakannya. Baca juga pengertian dan fungsi UPS.

         Jenis Printer Komputer 
Printer komputer dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Masing-masing jenis printer memiliki fungsi yang berbeda. Pengguna bisa menyesuaikannya tergatung pada kebutuhan masing-masing. Beberapa jenis printer komputer adalah sebagai berikut :

  • Printer Inkjet

Merupakan perangkat printer yang menggunakan tinta cair berbagai warna (full colors). Printer ini biasa digunakan untuk mencetak dokumen berupa teks serta gambar yang warnanya beragam. Contoh dari printer Inkjet adalah Canon, Epseon dll.
  • Printer Laserjet

Merupakan printer yang mempergunakan tinta serbuk yang hanya bisa mencetak dokumen dengan satu warna. Printer ini hampir sama dengan mesin fotocopy dan pengoperasiannya pun lebih mudah dan cepat.
  • Printer Dotmatrik


Merupakan printer dengan tinta cetak kertas karbon. Banyak orang memanfaatkan printer ini untuk efisiensi waktu dan biaya. Biasanya, printer dotmatrik dipasang di Supermarket atau minimarket untuk mencetak struk hasil pembelian.
Baca selengkapnya

Friday, April 8, 2016

Pengertian dan Fungsi Monitor dengan istilah Monitor

Monitor


Pengertian Monitor dan Fungsinya - Monitor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai alat output data secara grafis pada sebuah CPU, monitor juga kerap disebut sebagai layar tampilan komputer. Monitor merupakan salah satu perangkat keras (Hardware) yang digunakan sebagai penampilan output video dari pada sebuah CPU, dan kegunaannya tersebut tidak dapat dipisahkan dalam pemakaian suatu komputer, sehingga dikarenakan monitor itu sebagai penampilan gambar maka tentunya komputer sangat sulit digunakan dan bahkan sama sekali tidak dapat digunakan tanpa menggunakan monitor. Monitor disebut juga dengan VDU (Visual Display Unit). Ukuran layar monitor saat ini cukup beragam apalagi dipasaran sangat bervariasi mulai dari 14″, 17″, sampai 21″. Monitor yang disarankan adalah yang memiliki Resolusi  1024×768 piksel agar mata kita tidak cepat lelah dan tidak merusak mata.


Fungsi Monitor

Monitor berfungsi sebagai Output dari memori komputer atau central processing unit berupa biner. Fungsi lainnya dari monitor adalah menampilkan data-data berupa grafis tampilan dari prosesor untuk ditampilkan agar pengguna bisa melihat apa yang sedang dioperasikannya. Semua monitor memiliki jenis resolusi yang digunakan untuk menampilkan gambar. Ukuran inci LCD memberitahu apa jenis resolusi yang tersedia. Sebuah layar monitor 17-inci dapat memiliki resolusi 1024×768, sedangkan layar 20-inci akan memiliki 1600×1200. Jumlah dalam inci adalah ukuran layar monitor diagonal, sementara resolusi adalah lebar pixel dengan tinggi pixel. Meskipun laptop memiliki built-in monitor, beberapa laptop tersedia dengan port S-Video, yang memungkinkan kabel S-Video untuk plug ke televisi tertentu. Ketika televisi berubah ke input yang tepat, akan bertindak sebagai cloning.


Terdapat terdapat beberapa jenis monitor yaitu diantaranya :
  1.  Monitor CRT (Cathode Ray Tube) atau bisa disebut Monitor tabung. Cathode Ray Tube (CRT) / Tabung sinar katoda adalah tabung vakum yang berisi sumber elektron yang digunakan untuk melihat gambar untuk mempercepat dan membelokkan berkas elektron ke layar neon untuk menciptakan gambar. Gambar dapat mewakili bentuk gelombang listrik (osiloskop), gambar (televisi, monitor komputer), radar target dan lain-lain. 

rikyta.blogspot.co.id
           Tipe ini menggunakan tabung hampa yang dibungkus dengan kaca. Tampilan yang dihasilkan dari monitor CRT ini dihasilkan atas pancaran dari sinar elektron (katoda) dengan keceoatan tinggi di dalam tabung hampa udara. Lalu pancaran sinar elektron tersebut menumbuk layar dengan sifatnya yang flouroscent dan pada akhirnya bisa membentuk sebuah pola pada layar. 
          
   Keuntungan dengan menggunakan jenis monitor CRT yaitu harganya yang terbilang lebih murah. Namun disisi lain kelemahan dari monitor ini membutuhkan daya listrik yang cukup besar serta pancaran dari radiasi elektromagnetiknya bisa membuat mata cepat lelah.


         2. Plasma Display 
Sebuah layar plasma adalah video tampilan komputer dimana setiap piksel pada layar diterangi oleh sedikit kecil plasma atau gas yang dibebankan, agak seperti lampu neon kecil. Plasma menampilkan lebih tipis dari tabung sinar katoda (CRT) menampilkan dan lebih terang dari liquid crystal display (LCD). 
Plasma display panels
1.  Similar in principle to fluorescent light tubes
2.  Small gas-filled capsules are excited by electric field, emits UV light
3.  UV excites phosphor
4.  Phosphor relaxes, emits some other color



        3. Monitor LCD (Liquid Crystal Display) 
Tipe monitor ini tidak menggunakan tabung dan gambar yang     dihasilkan mempunyai tingkat presisi yang tinggi dan benar-             benar datar.  Monitor LCD merupakan salah satu jenis media tampilan yang bahannya menggunakan  kristal cair. LCD yang berwarna terdiri atas banyak piksel atau titik cahaya yang mana        titiknya itu merupakan satu buah kristal cair. Meskipun berupa titik cahaya, namun kristal  tersebut tidak bisa memancarkan cahaya karena cahayanya bersumber dari lampu neon yang mempunyai warna putih yang berada di belakang susunan kristal tersebut.

 


        4. Monitor LED adalah monitor generasi baru, monitor ini hampir sama dengan monitor LED tapi yang membedakan adalah jumlah pixelnya yang membuat ketajaman gambarnya lebih nyata.
Raster Display System

Setiap kondisi pixel di layar disimpan ke dalam memori yang disebut : frame buffer.
Pixel mempunyai informasi mengenai :
-  Lokasi = lokasi memori di frame buffer
   => banyaknya (lokasi) pixel yang dapat disimpan disebut sebagai resolusi
- Warna = banyaknya byte di frame buffer = 2n
  1 bit memori = 21 warna = 2 warna
  4 bit memori = 24 warna = 16 warna
  8 bit memori (1 byte) = 28 warna = 256 warna

- Kapasitas memori membatasai banyaknya pixel yang ditampilkan dan warna yang dapat direpresentasikan


Istilah yang berhubungan dengan Monitor

Pixels
Elemen gambar. Tampilan layar terdiri dari pixel atau titik kecil. Pixel diatur dalam baris melewati layar. Tiap pixel mengandung tiga warna, yaitu merah, hijau dan biru (RGB).

Dot Pitch 
Ukuran seberapa dekat titik fosfor dalam layar. Semakin bagus dot pitch-nya maka kualitas tampilan akan lebih baik. Kebanyakan monitor sekarang ini hanya memiliki 0.25 dot pitch. Beberapa memiliki 0.22 dot pitch yang memberikan resolusi yang bagus.

Refresh Rate 
Tingkat tampilan layar direfresh. Refresh rate dihitung dalam hertz (Hz) berarti per detik. Semakin tinggi refresh rate, maka tampilan layar akan semakin stabil. Kelihatannya akan seperti gambar diam padahal sebenarnya selalu berkedip tiap kali elektron menabrak dot/titik berlapis fosfor. Refresh rate juga dinamakan frekuansi vertikal atau refresh rate vertikal.

Color Depth 
Nomer untuk warna yang berbeda dalam tiap pixel dapat ditampilkan. Hal ini diukur dalam bit. Semakin tinggi kedalamannya, maka semakin banyak warna yang dapat dihasilkan.

Video RAM (VRAM) 
Memori yang dimiliki oleh kartu video. Semakin tinggi VRAM dalam kartu video, maka semakin banyak warna yang bisa ditampilkan. Kartu video juga mengirimkan sinyal refresh untuk mengontrol refresh rate.

Resolution
Bervariasi tergantung nomer pixelnya. Semakin banyak pixel pada layar, resolusi akan semakin baik. Semakin tinggi resolusi berarti gambar akan semakin tajam. Resolusi layar terendah dalam PC modern adalah 640 x 480 pixel yang dinamakan Video Graphic Array (VGA). Kini sudah hadir  super Video Graphics Array (SVGA) dan Extended Graphics Array (XGA) dengan resolusi mencapai 1600 x 1200.

Monitor screen sizes
Diukur dalam inci. Ukuran yang paling umum adalah 14”, 15”, 17” 19” dan 21”, dihitung diagonal. Perhatikan bahwa ukuran yang tampak sebenarnya lebih kecil dari ukuran yang dihitung. Hal ini dapat diingat ketika akan mencari layar monitor untuk komputer.


Display Warna
Warna diciptakan dengan mengubah-ubah intensitas cahaya dari tiga warna dasar. 24 dan 32 bit biasanya merupakan pilihan untuk seniman grafis dan fotografer profesional. Untuk aplikasi yang lainnya, warna 16 bit akan sudah mencukupi. Dibawah ini merupakan rangkuman dari kedalaman warna yang sering digunakan:
o 256 warna – 8-bit warna
o 65,536 warna – 16-bit warna, juga dikenal sebagai 65K or HiColor
o 16 million warna – 24-bit warna, juga dikenal sebagai True Color
o 4 billion warna – 32-bit warna, juga dikenal sebagai True Color

Monitor berkualitas tinggi dan kartu video berkualitas tinggi diperlukan untuk mendapatkan resolusi tinggi dan refresh rate yang tinggi pula.
Baca selengkapnya

Thursday, April 7, 2016

Pengertian Pembaca Kartu Magnetik

Pembaca Kartu Magnetik



Untuk membaca kartu keluaran bank yang berbasis magnetik, pakai mesin EDC alias electronic data captured. mesin kartu ini untuk otorisasi kartu kredit atau kartu debit secara online. jadinya secara otomatis saldo dalam kartu kredit atau kartu debit akan berkurang sesuai dengan jumlah transaksi yang dibayarkan. misalnya seperti kemarin, saya beli sayur mayur dan beberapa perkakasnya untuk salad. habisnya Rp 94 ribu. ya sudah, sekali gesek, bakal tergerus senilai itu tuh kartu saya.

Dari sisi teknologi, EDC merupakan alat yang memanfaatkan teknologi digital dalam database informasi. Jadi, informasi yang tersimpan dalam bentuk analog (kertas) akan diubah menjadi data elektronik. Hal ini akan menghemat biaya dan mendorong efisiensi karena menghindari penggunaan kertas (paperless transaction).

Kartu magnetic stripe adalah jenis kartu id card yang mampu menyimpan data dengan memodifikasi magnet yang kecil berbasis besi partikel magnetik pada pita bahan kartu magnetik. Garis magnetik, sering disebut juga magnetik, kartu gesek atau magstripe, ia dapat dibaca ketika ada kontak fisik dan menggesekkannya melewati mesin pembaca atau card reader.


Diciptakan oleh IBM pada tahun 1960 di bawah kontrak dengan pemerintah AS untuk sistem keamanan, sejumlah organisasi internasional standardisasi  standar ISO / IEC 7810, ISO / IEC 7811, ISO / IEC 7812, ISO / IEC 7813, ISO / IEC 8583 dan ISO / IEC 4909,yang mendefinisikan sifat fisik kartu, termasuk ukuran, fleksibilitas, lokasi, karakteristik magnetik magstripe, dan format data. Mereka juga menyediakan standar untuk kartu keuangan, termasuk alokasi rentang nomor kartu ke kartu yang berbeda.
Baca selengkapnya

Wednesday, April 6, 2016

Pengertian Radio Frekuensi Identifikasi (RFID)

Pengertian Radio Frekuensi Identifikasi (RFID)

Radio Frekuensi Identifikasi (RFID)



Radio-frekuensi identifikasi (RFID) adalah penggunaan sistem non-kontak nirkabel yang menggunakan frekuensi radio medan elektromagnetik untuk mentransfer data dari tag yang melekat pada suatu objek, untuk tujuan identifikasi otomatis dan pelacakan. Beberapa tag memerlukan baterai dan tidak ada yang didukung oleh medan elektromagnetik yang digunakan untuk membacanya. Lainnya menggunakan sumber daya lokal dan memancarkan radio gelombang ( radiasi elektromagnetik pada frekuensi radio). Tag berisi informasi yang disimpan secara elektronik yang dapat dibaca dari sampai dengan beberapa meter (meter) jauhnya. Tidak seperti bar code , tag tidak perlu berada dalam garis pandang pembaca dan dapat tertanam dalam objek yang dilacak.
RFID tag yang digunakan di banyak industri. Sebuah tag RFID melekat pada mobil selama produksi dapat digunakan untuk melacak kemajuan melalui jalur perakitan. Farmasi dapat dilacak melalui gudang. Ternak dan hewan peliharaan mungkin memiliki tag disuntikkan , memungkinkan identifikasi positif dari hewan.

Karena RFID tag dapat melekat pada pakaian, harta, atau bahkan tertanam di dalam orang , kemungkinan membaca informasi pribadi-terkait tanpa persetujuan telah menimbulkan kekhawatiran privasi.

Pada sistem RFID umumnya, tag atau transponder ditempelkan pada suatu objek. Setiap tag membawa dapat membawa informasi yang unik, di antaranya: serial number, model, warna, tempat perakitan, dan data lain dari objek tersebut. Ketika tag ini melalui medan yang dihasilkan oleh pembaca RFID yang kompatibel, tag akan mentransmisikan informasi yang ada pada tag kepada pembaca RFID, sehingga proses identifikasi objek dapat dilakukan.

Sistem RFID terdiri dari empat komponen, di antaranya seperti dapat dilihat pada gambar berikut :
  • Tag: Ini adalah device yang menyimpan informasi untuk identifikasi objek. Tag RFID sering juga disebut sebagai transponder.
  • Antena: untuk mentransmisikan sinyal frekuensi radio antara pembaca RFID dengan tag RFID. Pembaca RFID: adalah device yang  kompatibel dengan tag RFID yang akan berkomunikasi secara wireless dengan tag.
  • Software Aplikasi: adalah aplikasi pada sebuah workstation atau PC yang dapat membaca data dari tag melalui pembaca RFID. Baik tag dan pembaca RFID diperlengkapi dengan antena sehingga dapat menerima dan memancarkan gelombang elektromagnetik.


Sistem RFID 
Pengertian Dan Komponen Radio Frequency Identification (RFID),sistem RFID,Tag RFID,RFID reader,pembaca RFID,pengertian FRID,definisi RFID,teori RFID,transmitter RFID,transponder RFID,komponen RFID,frekuensi transmisi RFID,Radio Frequency Identification,bagian RFID,fungsi RFID,kelebihan RFID,keuntungan RFID,harga RFID,menggunakan RFID,aplikasi RFID,data RFID


Pembaca RFID 
Sebuah pembaca RFID harus menyelesaikan dua buah tugas, yaitu:
  • Menerima perintah dari software aplikasi
  • Berkomunikasi dengan tag RFID


Pembaca RFID adalah merupakan penghubung  antara software aplikasi dengan antena yang akan meradiasikan gelombang radio ke tag RFID. Gelombang radio yang diemisikan oleh antena berpropagasi pada ruangan di sekitarnya. Akibatnya data dapat berpindah secara wireless ke tag RFID yang berada berdekatan dengan antena.

Tag RFID
Tag RFID adalah device yang dibuat dari rangkaian elektronika dan antena yang terintegrasi di dalam rangkaian tersebut. Rangkaian elektronik dari tag RFID umumnya memiliki memori sehingga tag ini mempunyai kemampuan untuk menyimpan data. Memori pada tag secara dibagi menjadi sel-sel. Beberapa sel menyimpan data  Read Only, misalnya  serial number yang unik yang disimpan pada saat tag tersebut diproduksi. Sel lain pada RFID mungkin juga dapat ditulis dan dibaca secara berulang.

Berdasarkan catu daya tag, tag RFID dapat digolongkan menjadi:
  • Tag Aktif: yaitu tag yang catu dayanya diperoleh dari batere, sehingga akan mengurangi daya yang diperlukan oleh pembaca RFID dan tag dapat mengirimkan informasi dalam jarak yang lebih jauh. Kelemahan dari tipe tag ini adalah harganya yang mahal dan ukurannya yang lebih besar karena lebih komplek. Semakin banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh tag RFID maka rangkaiannya akan semakin komplek dan ukurannya akan semakin besar.
  • Tag Pasif: yaitu tag yang catu dayanya diperoleh dari medan yang dihasilkan oleh pembaca RFID. Rangkaiannya lebih sederhana, harganya jauh lebih murah, ukurannya kecil, dan lebih ringan. Kelemahannya adalah tag hanya dapat mengirimkan informasi dalam jarak yang dekat dan pembaca RFID harus menyediakan daya tambahan untuk tag RFID.



Tag RFID telah sering dipertimbangkan  untuk digunakan sebagai barcode pada masa yang akan datang. Pembacaan informasi pada tag RFID tidak memerlukan kontak sama sekali. Karena kemampuan  rangkaian terintegrasi yang modern, maka tag RFID dapat menyimpan jauh lebih banyak informasi dibandingkan dengan barcode. Fitur pembacaan jamak pada teknologi RFID sering disebut sebagai anti collision.


Baca selengkapnya